Perlukah Orang Tua Menghukum Anak?

0
233

Perlukah Orang Tua Menghukum Anak?

Untuk anak usia balita, yang lebih tepat bukanlah memberikan “hukuman”, melainkan “konsekuensi”. Anak balita belum sepenuhnya sadar jika berbuat salah. Selain itu, masa balita adalah pembentukan sikap dan perilaku positif, sekaligus mengenal aturan-aturan dasar. Jadi, anak sedang dalam tahap belajar mengenal nilai-nilai benar-salah, baik-buruk. Itulah mengapa, penerapan konsekuensi dinilai lebih tepat. 
Dengan menerapkan konsekuensi, anak dibiasakan berpikir dulu sebelum bertindak. Dengan demikian, ia belajar mengambil keputusan yang terbaik karena sebelumnya sudah berpikir apa untung ruginya kalau dia begini atau begitu.

Namun, sebelum konsekuensi diterapkan, harus dilakukan kebiasaan terlebih dahulu. perlu para orangtua ingat, sebuah perilaku tidak serta-merta terbentuk secara instan. Saat harus membereskan kamar, misalnya, anak tidak akan langsung bisa dan terbiasa melakukannya setiap hari. Melainkan pertama-tama orangtua harus mengajarkan bagaimana membereskan kamar yang baik sesuai dengan kemampuannya terlebih dahulu. Selanjutnya anak harus dibiasakan melakukan rutinitas tersebut.
Setelah kegiatan tersebut menjadi suatu kebiasaan, barulah si kecil bisa diajarkan soal dampak jika tidak melakukan tugasnya tersebut. Jika itu mengenai kerapian kamarnya, yang paling nyata adalah sulit mencari barang atau mainannya, kamar jadi tidak enak dilihat dan tidak nyaman untuk tidur. Itu pun mesti dilakukan secara berulang-ulang agar anak menjadi paham. Setiap orangtua harus maklum, bahwa pola berpikirnya masih here and now alias jangka pendek. 
Diskusikan secara hangat dan terbuka. Melalui diskusi anak diajak bertukar pikiran lewat dialog, sehingga lebih mudah baginya untuk mencerna penjelasan dari orangtua soal konsekuensi sebuah tindakan.
Jika anak sudah bisa melaksanakan tugasnya tanpa disuruh, beri mereka pujian. Ini sangat berarti buat si anak, karena anak akan merasa dihargai dan dicintai, sehingga akan akan memperkuat perilaku positifnya. Namun jika anak tidak menggubris anjuran orangtua, kadang ada baiknya membiarkan dia menerima konsekuensinya sendiri ketimbang anda memarahinya. 
Orangtua tentu bisa menimbang mana perilaku yang cukup aman bila dibiarkan dan mana yang tidak. Pengalaman akan menjadi cambuk bagi si anak untuk memperbaiki perilakunya tersebut.
Demikian semoga bermanfaat…

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here